Friday, January 14, 2011

accepting who they are

and you will feel that everything is fair..

Setiap aku bangun dan kerja tiap hari, masih memikirkan apa yang ingin aku lakukan, ditambah segala tekanan dari diri sendiri, pasang target yang tinggi untuk diri sendiri..
capek..

hehehehe..

saat-saat bisa menulis apapun yang aku mau kayak gini emang bikin aku ngerasa lega.. hehehehe

and now, i want to talk about accepting.

accepting everything.. could be people, could be fate.

we all have problems with accepting, realized or not.. those because we all have set our target, our dreams, our expectation. in fact, what we can really control in this world?
dont ever think you can control anything. nope. you are just lucky, with your forecasting, and analyzing. but, beyond that, there is something bigger.. God. of course.. many people nowadays dont believe spirituality anymore. But I do.

Accepting is hard, accepting means you have to put away all your egos, your stone-head.. and realizing what is in front of you.
Sometimes, you will have to meet, even live with people that you dont like or compatible with.. It will be hard for you. It will be your stress everyday.
Sometimes, your dream just dont come true.. and you will cry, you will devastated, and asked yourself what is wrong with you. what have you done? or havent done? but that is not your fault.
its just what it is to be..

and you just have no control in it..

at first, you will deny it. you will get angry, you will get sad.
the next step, you will realize it.. that you have other things in you hand.. in front of your eyes..
and with every effort you used, you will accept it..

and those theory, i call it the adaptation.. in your life. and we all.. have to adapt.. to keep survive.
and to show to ourselves.. that we could make it through the rain.. even the storms.

the real thing is time.. and you have to compete with yourself in time. are you a fast learner, are you easy to get up when you are down?

and every story has their perspectives.. and you have to look at the other perspectives.. to make you feel okay, to make you feel that you are not broken yet..

accepting our fate, accepting our new friends as who they are..
and suddenly, this worlds seems like a better place for you..

just like what i just did.

:)

good day friends!

Saturday, January 1, 2011

2011 - discrimination

lets start to write..again..
oh when i am on the time like this.. when i blog, type, and look into the computer..
i feel like im in my home..
yeah.. writing, is one of my sanctuary.. :)

tahun 2010 sudah lewat. begitu banyak big events yg terjadi dalam tahun tersebut.
kuliah tahun terakhir, lulus dari itb, dapet pekerjaan yang totally different dari apa yang dipelajarin pas kuliah.. berpisah dengan sahabat-sahabat yang biasanya selalu ada.. mulai memberi keputusan untuk diri sendiri, mulai bener-bener berjuang sendiri.. bertemu orang baru..

tahun 2011 akan menjadi tahun pelajaran buat ku. tahun dimana aku belajar untuk survive in a real world. pekerjaan yang tiba2 bisa berubah menjadi sesuatu yang amat sangat tidak menyenangkan. teman2 kantor yang ternyata mungkin bukan temen..tapi hanya sebatas kolega.. kehidupan yang betul-betul berbeda dari kehidupan ku selama ini..

menjadi perempuan di dunia kerja itu berat. kita harus berkompetisi dengan sesama perempuan aja udah bikin repot.. apalagi kalo berkompetisi sama laki-laki.. dan yang jadi masalah.. kadang kita ga merasa.. sebenernya kita ini sedang didiskriminasikan..
yakk zaman giniii.. diskriminasi.. apa kata ibu kartini?

to be honest.. its really hard..

saat seseorang ngerendahin kita..
"ck, gimana sih lo.."
"hmm, bisa ga lo?"
"aduuh ga punya XXXX sih lo.."
dan sebagainya.. dan sebagainya..
sekali dua kali.. mungkin okelah. tapi kalo setiap hari kata-kata itu keluar dari mulut dia ke kita.. pasti kita akan gerah juga.

dan normally, sebagai seorang perempuan pada umumnya, yang pertama bakal dilakukan dan yang paling gampang adalah mungkin menangis..tapi buat ku.. abis itu apa?
abis nangis terus mau apa?
mau diginiin terus?

waktu lagi nonton flash forward season 1. aku suka banget sama salah satu scene tentang diskriminasi itu. jadi ada seorang perempuan jepang, namanya keiko, dia ini lulusan nomer satu dari jurusan teknik robotika di uni tokyo.. dia ngelamar di perusahaan robot2 yang isinya rata2 cowo.. terutama di posisi yang tinggi.. dia keterima tapi dia agak bosen disitu karna ga dapet kerjaan yang menantang.. sampe akhirnya dia tiba2 di panggil ke ruang rapat.. dia udah hepi tuh.. benerin rambut.. segala macem.. pas masuk ruang rapat.. dia kira dia bakal diundang buat ngerapatin masalah kerjaan.. eh ternyata disuruh ngehidangin teh. keiko kesel.. dia memutuskan untuk resign.. dan pergi ke amerika.. disitu dia ketemu sama montir yang lagi upgrade mobil biar bisa melakukan manuver-manuver yang unik bernama emil. keiko menawarkan diri untuk membantu dan ternyata dia bisa membuktikan bahwa dia bisa. si emil mengajak keiko ke bengkelnya dan.. inilah scene yang aku suka banget..
jadi ada mekanik di bengkelnya emil yang ngegodain si keiko. trus si emil langsung ngeberhentiin semua mekanik yang lagi kerja sambil ngomong:
"ini keiko, dia akan kerja disini, dan lo semua tau apa artinya itu, artinya dia adalah bagian dari keluarga kita. jadi lo semua harus memperlakukan dia dengan hormat.. atau lo akan berhadapan langsung dengan gw.."
kira-kira gitulah artinya kalo dibahasaindonesia in.

ini scene yang sangat kecil, dan bahkan mungkin ga begitu ada hubungannya sama inti cerita flash forward. tapi scene ini ngena banget. apalagi keadaan di kantor yang bikin kepalaku pusing dan suka bete..

seandainya saja orang gentle kayak gitu banyak ya.. huhuhu..
gentle ga hanya karna ada maunya doang. tapi beneran gentle.. ga ngeliat perempuan dengan sebelah matanya..

aku berdoa semoga tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.. diskriminasi semakin menipis.. semoga semua perempuan bisa mendapat hak nya dan bisa terus meraih mimpi-mimpi tertingginya tanpa harus dijegal dengan tidak hormat oleh para lelaki..

amiiin..

Friday, December 10, 2010

from zero

kamu lulusan mana?
teknik industri itb pak..

loh, kok ke bank?
err... hmmm ya gitu deh

tapi yaa emang gitu, kerja di bank sekarang buat saya adalah memulai dari ENOL BESAR. alasannya cukup masuk akal..
1. saya bukan anak IPS, ekonomi, atau yg berhubungan dengan perbankan.. saya anak teknik
2. saya ga pernah suka menghafal.. karna buat saya itu sangat sulit..
3. tadinya, bekerja di bank adalah pilihan terakhir buat saya..

kalo ditanya apa saya suka sama kerjaan saya, jelas saya akan bilang ga tau, karna baru masuk 2 minggu dan itu masih training dalam kelas. saya belom bener2 paham tentang apa kerjaan saya nanti. tapi kalo ditanya apa saya suka pelajaran dalam kelas tersebut. TIDAK. saya tidak suka sama sekali.. kecuali pelajaran hari ini.. sebelum mulai magang besok..

hari ini pelajarannya adalah basic selling skill dan motivasi. kenapa saya belajar tentang selling? emangnya saya nanti mau jualan? hemm, jadi gini loh, saya sebenernya di bagian corporate banking.. nah, itu digabung sama divisi small medium enterprise dan commercial jadinya saya harus belajar jg tentang produk2 bank saya dan cara menjualnya..

apa saya suka selling? NO. saya ga suka banget. kenapa saya ga suka? simpel, karna saya merasa saya ga pandai menjual.

ternyata, anggapan itu semua yang udah bikin saya merasa agak down dan takut.. saya merasa ini dan itu sebelum saya benar2 bekerja.

setelah mendapat sesi motivasi. saya seneng bgt.. karena dari situ saya sadar. bahwa semua ada permulaannya, bahwa kadang kita ga tau apa kelebihan kita, bahwa kadang kita ga tau kalo ternyata kita bisa menjual, kalo ternyata kita bisa.. kadang kita ga tau itu..

kalau ada kemauan pasti ada aja jalan.. tapi kalau tidak mau, pasti ada aja alasan..

itu semua ternyata emang bener.. saya jadi merasa agak sedikit happy, karena saya mulai dari awal.. nilai saya termasuk yang paling jelek di kelas.. tapi saya tidak kecil hati. selalu ada zero sebelum akhirnya bertingkat ke bilangan yang lain.. selalu ada permulaan, selalu ada perjuangan, selalu ada sakit, selalu ada air mata, selalu ada susah dan sulit.. sebelum akhirnya kita menggapai kesuksesan kita.

oke, saya emang ga suka ngafal, saya benci menjual, saya ga ngerti apa-apa tentang bank. tapi bukan berarti saya ini ga bisa.. saya harus menunjukkan ke diri saya sendiri, kalo saya bisa.

moral untuk cerita kali ini adalah..
jangan takut untuk memulai dari ENOL.. karena itu adalah saat yang tepat untuk memulai.. percaya lah..
:)

Saturday, December 4, 2010

22

i turn to 22 today, oh My God. i cannot believe my age.. i feel the same like when i was 14.. lol.. no, actually, i feel different. so much differences..

today, i wont celebrate my birthday with my beautiful and lovely best friends, because simply, they have their own business.. and its sunday, it usually becomes the family day..

as a human, i cannot stop satisfied. i always ask, and ask and ask for more.. that's the natural.. but today, let me be grateful for what i have got.. so from this now on, i will always be grateful.. before i cry, before i sad, before i feel underestimated..

Thanks God, Allah SWT..
for my body, my complete human body, although i cannot keep it ideal, but i try to keep it healthy..
for my lovely family, although you've taken back my father, but you still take care my mother, my brothers and sister, my grandfather, my uncles, my aunts, my cousins, You give me them, the people who always support me no matter what, who always love me back after fighting or yelling..
for my lovely bestfriends, since i was in junior high school.. You always give me the people who will support me, who will be there for me when i cry, when i need helps.. You give me them, who made and will always make my days brighter and brighter..
for my fine house, foods, and clothes.. the place, where i could sleep safe and soundly.. the foods which i could smile after the first and last bite.. the clothes which i could feel warm and nice..
for my experiences and skills, everything.. that i have got.. the schools, the job, i never been done that without Your permissions and Your blessings..
for everything that involved me on, i could not say more than Thank You..

I wish, i always be grateful.. for no matter what You will give me.. I wish, You still care for me, and give me, better and better..

Thanks God.. i love You..

Sunday, November 28, 2010

at the beginning

selalu ada permulaan untuk setiap fase dalam hidup kita. mana yang lebih sulit dihadapi? permulaan atau akhiran? the beginning, or the end?

fase belajar di kuliah udah selesai, fase selalu bergerombol bersama teman-teman, seru-seruan udah tinggal kenangan. sekarang adalah fase dimana kita mulai menjadi diri kita sendiri. fase dimana kita harus belajar untuk berjuang sendiri. sahabat kita selalu ada disitu, tapi mereka juga berada dalam posisi yang sama seperti kita. oleh karena itu, kita jadi semakin menyadari dan mungkin enggan untuk berbagi.
dulu, kalau mau cerita tentang apapun selalu bisa dan selalu tau kemana.
sekarang, kita harus mikir berulang kali, apa perlu kita cerita tentang masalah kita, apa kita akan didengerin? apa kita gak ganggu mereka? mungkin mereka juga sibuk sendiri dengan masalahnya? jadi gimana yaaa baiknya? apa nanti-nanti aja?
dan akhirnya pun, kita gak jadi cerita.. kita gak jadi berbagi.. dan kita officially sendiri..

sebuah email dari seorang teman bikin aku jadi mikir, so.. this is the beginning.. dan semua orang pun menyadarinya.. di umur 20 something ini.. adalah permulaan yang harus kita hadapi.

kalo di Indonesia, negara dimana kita sangat menjunjung tinggi keluarga.. dimana hidup sendiri masih sedikit jarang dilakukan, maka kita akan selalu merasa aman. walaupun, kita sendiri, kita masih punya keluarga yang akan selalu ada. tapi aku juga pingin seperti yang ada di serial2 luar negeri, hubungan mereka dengan sahabat-sahabat mereka selalu terjaga, meskipun masing-masing punya kesibukan dan mungkin berat.. tapi keluarga mereka adalah teman mereka.. sahabat mereka..

mungkin ga ya kalau aku bisa tetap menjada dua-duanya? semoga saja bisa, amiiiin.

so, tomorrow is the beginning for me, to being a really grown up people. it really scares me. because i would not allowed to make mistakes. i wish whatever i will face, i could handle that.

and i wish, i still could keep in touch with my best people. no matter what..
:)

Friday, November 5, 2010

doing nothing

dulu aku pernah mikir, apa ya hal yang paling bikin aku senang? tenang.. pokoknya kegiatan yang memberikan kedamaian lah buatku.. lalu aku berpikir. kegiatan tersebut adalah doing nothing. aka nganggur.. gak ngapa2in. HA.. nganggur disini bukan berarti beneran bengong. hanya melakukan sesuatu yang ga jelas.. yang ga make otak keras.. yang suka suka deh pokoknya..

tadinya.. aku pikir ketika orang sedang doing nothing, itu adalah masa-masa terbaik mereka..
meeen salah besar! okee, jadi gini yaa ceritanyaa.. sekaran

g setelah lulus dari kuliah, aku belom dapet kerjaan. 
KENAPA? karena belom ada yg manggil.. 
KOK BISA? ya mana gw tau.. tanya aja sama orang kantor itu.. 
JADI KAMU NGAPAIN DONG? gak ngapa-ngapainn.. cuman main internet, nonton tv, baca novel, nonton dvd, bahkan jalan ke mol pun engga.. beneran di rumah doang deh pokoknya.
EMANG GA BOSEN? parah.. bosen gila..

ternyataaa, buat seseorang yang sudah terbiasa mengerjakan sesuatu dengan tekanan. berada dalam keadaan stress. lalu tiba-tiba dihilangkan lah stress itu.. lama-lama, itu akan menjadi bentuk stress yang berbeda.

contohnya aku ini. terbiasa kuliah, sekolah, selalu ada target, ada tugas, ada kegiatan baik akademis maupun non akademis. begitu udah ga sekolah lagi.. awal-awal berasa surga.. lama-lama ga tahan juga. :(

aku pingin melakukan sesuatu, tapi terlalu malas melakukan itu sendirian.. ternyata gak enak juga ya gak bersosialisasi. meskipun ada ym, twitter, plurk, facebook.. tetep aja itu ga bisa ngegantiin ketemuan langsung.. ga bisa. itu beda. saat ketemuan langsung sama temen, ngobrol, ketawa-ketawa, stress karena ngerjain sesuatu, atau apapun.. itulah saat-saat ku berasa hidup. yaa.. HIDUP.. 

aku sekarang sedang merasa koma. aku ga suka keadaan kayak gini. aku ingin segera melakukan sesuatu.. aku ingin punya tekanan itu lagi.. aku ingin punya target itu lagi.. aku ingin bisa mencuri waktu buat nonton dvd, nulis atau apapun itu di sela-sela kesibukan yang ga ada hubungannya sama hal itu. 

ada buku yang bagus banget buat dibaca untuk kita-kita.. buku yang dibuat oleh career coach om Rene Suhardono. 
here are the books

dalam buku itu, om Rene mengatakan bahwa passion is not what you good at.. its what you enjoy the most. DAMN.. itu langsung agak sedikit menamparku. karena kupikir tadinya passion itu sesuatu yang kita kerjain, kita suka, dan kita bagus di dalamnya..ternyata ga usah harus seribet itu. simply just what you enjoy the most. nah ini nih.. aku jadi tambah bingung, jadi passion ku apaa?

what i am enjoy at? banyak banget.. nonton, nulis-nulis, daydreaming, foods, using my creative side to solve something.. aduuh banyak deh pokoknya.. tapi diantara itu semua, apa yang paling aku enjoy? nahh ini yang aku ga tau.. aku nih jadi kayak anak abege lagi, mencari jati diri. haha. malah dulu waktu abege berasa sok sok udah nemuin jati diri. tapi sekarang berasa lost.. ga ngerti apa ya kesukaanku.

sama halnya dengan ketika melamar pekerjaan via online, lalu ditanya tentang posisi apa yang diminati atau yang paling kamu suka. well, itu agak aneh. pertama, kita belom punya pengalaman dimana-mana trus langsung ditanya sukanya posisi apa.. harusnya mereka tau dong kalo apa yang kita omongin itu bakalan ngemeng doang nantinya..

haduuuuh, ngomong apa si aku ini. aku sebenernya cuman pingin berbagi kesenduan, kegalauan akibat doing nothing.. sesuatu yg tadinya kuanggap adalah sesuatu yang akan menyenangkan.. ternyata tidak.. Hidup itu butuh adrenalin.. karena saat-saat kita mengeluarkan adrenalin lah saat dimana kita berasa hidup. 

semogaa, secepatnya aku bisa merasakan itu semua lagi dalam bentuk yang berbeda..


Friday, October 29, 2010

have to be more than pray for Indonesia

I'm so speechless, with all those facts that our beloved country Indonesia is facing another big hard time. The disasters. What can we really do? To be honest, i am not the kind of girl who could spend time with physics activities. Clearly, i am not the one who will volunteering to help directly the victims there. I am also not the rich girl, who could spend millions of money to help them. What can i really do? I am still wondering about that, actually.

While i was watching the news on television, i thought.. that Indonesia maybe should have the Industrial Engineering people. To develop this country, with helicopter view. There are so much problems here. Many ministers, many experts, but still Indonesian people condemn the government for their policy or their acts.

Is it too much if i want to see that this country could really have their freedom, to listen the Indonesian people itself praise the government and the policy or acts that they've been chosen. I really, really want that.

Why? What happened to us? Why can't we grow like other nations? No more corruption, no more hunger, no more proverty, just a country that live stable.

I imagined, what if i am one of them.. who lost the family, house, got nothing but my clothes that i wear. Frustration. Deepest grief. Despair. Even, maybe i cannot cry anymore. My tears have gone. There are no more tears in my eyes. I will silently sit, in the corner, and i dont think of anything. Like I am brain dead.

Still clear the day in my head, when Aceh have the tsunami. And now, there is another tsunami, the eruptions [oh God please.. not the Krakatau.. not now..:( ], the floods. We made the God angry. Are we realizing it yet? God is punishing us now, but the victims are not the people who have the most sins. God is preparing the worse for them.

Why can't we realize it? and change our behavior?

This country need more than pray from us. They need extreme alteration.
We lack of integrity, concern, and awareness to change.
Should 'it' happened? The big disaster that will kill more than half of our population.. that Mrs Lauren (may she rest in peace) said. I hope it won't.
So people.. please change your bad attitudes. You are grown up, you know what I mean.. you know what the word "bad" I mean.

I believe, the great company has the great people in there. It also happened with country. If we still being the bad guy.. i am sure, that this country will never raise.